Indonesia Penuh Ragam, Mardiatul Idalisah Berpesan Jaga Kesatuan Indonesia

img

 

POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TANJUNG REDEB- Jejak budaya di Nusantara begitu beragam, mulai dari etnis, ras, dan suku bangsa turut mewarnai menjadi padu. Begitu juga kegiatan yang dihadiri, Camat Gunung Tabur Mardiatul Idalisah di Keraton Kesultanan Gunung Tabur, Pada Rabu (1/6) Kemarin. (2/6/22).

Acara yang bertepatan pada Hari Lahir Pancasila Rabu (1/5) Kemarin, yaitu Pengambilan Tanah dan Air dalam kirab budaya Nusantara oleh Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT). Menurutnya, hasil kegiatan tersebut nantinya akan dibawa ke acara pusat, Kota Madiun. Kalau dari Kabupaten Berau, itu ada diambil dari Kesultanan Gunung Tabur dan Kesultanan Sambaliung.

"Tanahnya itu nanti akan dibungkus dan dikemas dibawa ke Madiun sana, tetapi ada di kumpulan terlebih dahulu di Banjarmasin seluruh Pulau Kalimantan, terus ke Madiun, dalam artian temanya itu persaudaraan," katanya.

Mardiatul,menanggapi hal itu, menurutnya, bahwa kita semua itu bersaudara. Sesuai dengan itikad hati semuanya, banyak yang kita minta, diantaranya pada saat kami menyuruh anggota di sini untuk berniat, pada pengambilan tanah di Makam Raja di wilayah Merancang.  Tanah yang dikumpulkan akan dijadikan pasak bumi nantinya.

"Kita ingin memelihara yang selama ini tidak terjaga. Selain itu itu juga, kita ikutkan supaya terkenal di Nusantara untuk diakui,"  ujarnya Kepada Poskotakaltimnews.

Ia juga mengatakan. Dirinya berharap dengan momentum ini, baik itu Hari Lahir Pancasila, masyarakat diharapkan terus menjaga kondusifitas Kabupaten Berau.

"Walaupun penduduk warganya hitrogen tetapi tetap semuanya itu bersaudara. Sehingga tercipta lingkungan yang bagus, saling menghargai, tetapi kita satu, Bangsa Indonesia," tandasnya.(sep)